Kembali ke Kabar
Kolaborasi
Diskusi Kampoong Ecopreneur-Muhsinin Club: Industri Wakaf Produktif Indonesia Dinilai Tertinggal
Industri wakaf produktif di Indonesia dinilai masih tertinggal jauh dari potensinya. Hal itu mengemuka dalam acara Muhsinin Circle yang digelar Muhsinin Club, yang mempertemukan para pengelola trust fund konglomerat dengan penggerak modal ventura wakaf produktif. Founder Arunami Investment dan Yayasan Syamsi Dhuha, Eko Pratomo, dalam paparannya menyebut potensi makro wakaf nasional mencapai sekitar Rp2.000 triliun per tahun, dengan potensi wakaf uang Rp181 triliun per tahun. Namun realisasi aktualnya hanya Rp3,5 triliun, atau tingkat konversi di bawah 2 persen.
Diliput KlikBogorKabar ini lahir dari amanah yang ditunaikan.
Setiap langkah di atas berjalan karena ada yang mewakafkan. Ambil bagian pada ikhtiar berikutnya.
Ikut Memberdayakan