Kabar & Dokumentasi

Setiap langkah, tercatat.

Arsip lengkap perjalanan Kampoong Ecopreneur. Tidak ada kabar yang hilang: setiap tanggal dan ceritanya kami simpan sebagai dokumentasi amanah.

2026
Program

Yayasan Kampoong Ecopreneur Buka Pendidikan Bisnis Gratis di Bogor, Sudah 100 Calon Santri Mendaftar

Yayasan Kampoong Ecopreneur membuka program pendidikan bisnis gratis bagi anak muda dan calon santri yang ingin menjadi ecopreneur atau pengusaha berbasis lingkungan. Program yang diberi nama Santri Ecopreneur itu saat ini telah menarik minat masyarakat. Pendiri Kampoong Ecopreneur, Jamil Azzaini, menyebut lebih dari 100 orang telah mendaftarkan diri sebagai calon peserta. "Saat ini kami membuka pendaftaran Santri Ecopreneur dan sudah ada lebih dari 100 orang yang mendaftar," kata Jamil, Rabu (6/8/2026).

Program

Kampoong Ecopreneur Gandeng IPB, Bina Petani Bogor Tanam Ubi Ungu Ekspor

Sejumlah petani lokal di Desa Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, memulai babak baru menuju pasar internasional lewat program pembinaan budidaya ubi ungu berorientasi ekspor yang digagas Kampoong Ecopreneur. Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga antara Kampoong Ecopreneur, DT Peduli, dan IPB University. Ketua Kampoong Ecopreneur Sofie Beatrix mengatakan program ini menyasar pasar ekspor ke sejumlah negara tetangga. "Minggu ini kita mulai buka lahan, sejumlah petani kita libatkan untuk bersama-sama menanam ubi ungu ini. Hasilnya nanti kita ekspor ke Malaysia dan Singapura," kata Sofie di Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan berlangsung Selasa, 28 Juli 2026.

Program

Sales Promotor Camp: Promotor STIFIn Genetic Menajamkan Salesmanship di Tengah Sawah

Bogor - Satu pertanyaan yang terus berulang dari para pelaku usaha menjadi titik awal acara ini: sudah berjualan dengan berbagai cara, tetapi mengapa penjualan terasa mentok. Dari pertanyaan itu lahir Sales Promotor Camp, forum kumpul para promotor STIFIn Genetic yang menggabungkan kemping ceria dengan penambahan ilmu dan kompetensi salesmanship. Peserta bersilaturahmi sambil menikmati kopi pagi, kicau burung, dan pemandangan elang yang mencari mangsa di atas hamparan sawah. Ilmu dibagikan oleh solver Hari Sanusi, branch manager nomor satu STIFIn Poetra MT Djalil, bersama para coach Jamil Azzaini dan Atok Aryanto.

Kolaborasi

Bantu Petani Ekspor Ubi, DT Peduli Gelontorkan Ratusan Juta Rupiah

Yayasan DT Peduli menyalurkan bantuan senilai Rp 973 juta untuk mendukung program ekspor ubi ungu petani Leuwisadeng sekaligus pembangunan asrama santri di Kampoong Ecopreneur, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Executive Director DT Peduli, Jajang Nurjaman, dan Pendiri Kampoong Ecopreneur, Jamil Azzaini, pada Kamis (2/7/2026). Kerja sama tersebut mencakup pembangunan Asrama Tahfiz Al-Qur'an serta pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Asrama ditargetkan mulai beroperasi sebagai pusat pendidikan pada November 2026.

Kegiatan berlangsung Kamis, 2 Juli 2026.

Kolaborasi

DT Peduli Gelontorkan Rp 973 Juta untuk Pemberdayaan Ekspor Ubi & Bangun Asrama Tahfiz Kampoong Ecopreneur

Yayasan DT Peduli menyerahkan bantuan senilai Rp 973 juta untuk mendukung program ekspor ubi petani Leuwisadeng dan pembangunan asrama santri di Kampoong Ecopreneur, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Bantuan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara Executive Director DT Peduli Jajang Nurjaman dan pendiri Kampoong Ecopreneur Jamil Azzaini, Kamis (02/07/2026). Kerja sama ini mencakup pembangunan asrama tahfiz Al-Qur'an sekaligus program pemberdayaan ekonomi bagi warga sekitar. Asrama tersebut ditargetkan mulai beroperasi sebagai pusat pendidikan pada November 2026.

Kegiatan berlangsung Kamis, 2 Juli 2026.

Kolaborasi

Diskusi Kampoong Ecopreneur-Muhsinin Club: Industri Wakaf Produktif Indonesia Dinilai Tertinggal

Industri wakaf produktif di Indonesia dinilai masih tertinggal jauh dari potensinya. Hal itu mengemuka dalam acara Muhsinin Circle yang digelar Muhsinin Club, yang mempertemukan para pengelola trust fund konglomerat dengan penggerak modal ventura wakaf produktif. Founder Arunami Investment dan Yayasan Syamsi Dhuha, Eko Pratomo, dalam paparannya menyebut potensi makro wakaf nasional mencapai sekitar Rp2.000 triliun per tahun, dengan potensi wakaf uang Rp181 triliun per tahun. Namun realisasi aktualnya hanya Rp3,5 triliun, atau tingkat konversi di bawah 2 persen.

Program

Gunakan Besek Bambu, Kampoong Ecopreneur Leuwisadeng Distribusikan Daging Kurban ke Warga dan Ponpes

Kampoong Ecopreneur membagikan 108 hewan kurban kepada para santri penghafal Al-Qur'an dan warga sekitar di Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, serta sebagian disalurkan hingga ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Hewan kurban yang terdiri dari 94 ekor kambing dan 2 ekor sapi itu merupakan amanah dari Jemaah Meaningful Ways, Jemaah MHJA (Mengasah Hati Bersama Jamil Azzaini), anggota Muhsinin Club, komunitas Ortuku Surgaku, serta para pendukung Kampoong Ecopreneur lainnya seperti Yayasan Dompet Dhuafa, komunitas muslim di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Sampoerna Foundation. Sementara 12 hewan kurban lainnya dibawa dan dibagikan ke daerah Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan berlangsung Kamis, 28 Mei 2026.

Kolaborasi

Kampoong Ecopreneur Teken Kerjasama dengan IPB, Fokus Riset dan Pembwrdayaan Masyarakat

Yayasan Kampoong Ecopreneur (KE) resmi menandatangani nota kesepahaman dengan IPB University dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penerapan inovasi. Penandatanganan dilakukan oleh pendiri yayasan, Jamil Azzaini, yang juga merupakan alumni sekaligus mahasiswa Program Doktor Manajemen dan Bisnis IPB dengan Prof. Dr. Iskandar Z. Siregar, Wakil Rektor IPB Bidang Konektivitas Global, Kerjasama dan Alumni. Jamil mengatakan kerja sama ini bukan sekadar urusan kelembagaan biasa.

Kegiatan berlangsung Senin, 25 Mei 2026.

2025
Pembangunan

Peletakan batu pertama Masjid Ecowakaf dan tebar 1.000 pohon

Kegiatan penanaman pohon dan pembangunan Masjid Eco Wakaf menjadi rangkaian pembuka prosesi peletakan batu pertama kawasan Kampoong Ecopreneur, Minggu 21 Desember 2025. Masjid Eco Wakaf berdiri di atas lahan wakaf 1,5 hektare, dirancang sebagai pusat pembelajaran spiritual, ecopreneurship, dan pengembangan wakaf produktif yang memberdayakan masyarakat.